Pribadi

Ibu Maemunah, Guru SMU Ku Dulu

Posted on: 14 Juni 2007

Ketika mencoba menulis artikel untuk blog ini, untuk sesaat saya teringat seseorang. Seseorang yang sempat mengubah cara pandang saya terhadap Bahasa Indonesia. Orang itu adalah guru Bahasa Indonesia sewaktu saya bersekolah di SMUN 1 Cirebon dulu.

Seorang wanita yang tangguh. Kami sering menyebutnya Bu polwan karena postur serta cara beliau melangkah bak seorang polwan. Tegap, berwibawa, rambut pendek khas polwan, anggun , tegas dan sopan adalah sebuah kesan pertama yang didapatkan dari beliau. Beliau adalah seorang wanita yang bernama Maemunah (maaf Bu kalau saya salah menuliskannya).

Ada sebuah pengalaman unik dan creative kreatif saat diajar olehnya. Suatu hari kami diminta mengerjakan tugas Bahasa Indonesia untuk mengarang sebuah cerita. Cerita apa saja yang menarik buat kami. Ternyata butuh waktu hampir satu jam lebih untuk sebagian besar (terutama para pria) dari kami mendapatkan sebuah TEMA. Bayangkan, hanya sebuah tema tanpa ada sebuah paragraf. Karena itu Ibu Mae terlihat stress dengan helaan nafasnya yang khas. Dia meminta masing-masing dari kami mengeluarkan selembar kertas dan menuliskan nama kami di kertas itu. Beliau memberikan instruksi sederhana berikut:

  1. Beliau membacakan sebuah kalimat sebagai awal dari sebuah cerita.
  2. Kami harus melanjutkan kalimat beliau agar menjadi sebuah cerita.
  3. Dalam waktu tertentu, beliau memberi aba-aba “Pass” yang artinya kami harus menghentikan menulis cerita.
  4. Kami memberikan lembaran ke teman sebelah kami, estafet lembaran cerita.
  5. Dalam waktu tertentu pun kami harus melanjutkan cerita yang ada pada lembaran yang kami terima.
  6. Hal ini terus berlanjut dengan mengulang langkah 3, 4 dan 5.

Beliau menjeda aba-aba “Pass” dalam waktu relatif singkat, sekitar 1 menit. Kegiatan ini sendiri menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Dengan gayanya yang khas beliau memutar jari telunjuknya ke depan, ingin menunjuk salah seorang dari kami yang duduk di belakang. Seseorang membacakan cerita hasil aktivitas tadi ke depan. Isinya memang lucu dan asal-asalan. Kami pun tertawa mendengarnya.

Dari situ ada beberapa hal yang saya pelajari:

  • Membuat cerita itu sangat mudah, yang terpenting adalah memulai menulis sekarang juga.
  • Cerita yang asal seperti cerita di atas bisa jadi bagus apabila memang sudah menemui orang yang sesuai.

Beliau juga menambahkan bahwa untuk memulai sebuah cerita adalah hal sulit, tetapi ketika sudah memulainya akan susah menghentikannya.

Hal lain yang saya masih ingat dari pelajaran beliau antara lain:

  • Paragraf ditulis pakai huruf “F” bukan “P”.
  • Manifestasi dalam Indonesia adalah pengejawantahan.
  • “Tergantung” itu untuk jemuran di rumahmu, biasakan menggunakan “Bergantung”.
  • Bukan “Biarkan” tapi “Biarpun”.
  • Di dalam surat-menyurat, bukan “mengucapkan terima kasih” melainkan “menyampaikan terima kasih”

Dan lain-lain, saya harap ada alumni SMU N 1 Cirebon yang bisa menambahkan tentang beliau.

Saya tulis artikel ini dengan bersungguh-sungguh mengunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk menghormati beliau sebagai guru Bahasa Indonesia saya. Tolong bila ditemui ada kesalahan dalam Bahasa dalam artikel ini, beritahu saya. Untuk masukannya saya sampaikan terima kasih.

3 Tanggapan to "Ibu Maemunah, Guru SMU Ku Dulu"

Jadi inget SMU dulu..Pas pembahasan menceritakan pengalaman yang unik…ku org pertama maju ke depan..bingung dan panik mo cerita apa?kaga ada persiapan…waah pokoknya bingung..😀

wah alumni smansa cirebon juga yah, aku juga alumni smansa cirebon taun 2000, ttg bu maemunah pernah jadi wali kelas aku dulu tuh. salam kenal yah🙂

duh jd kangen masa2 sma dulu, sekarang giman ya kabar bu mae? saya sepakat beliau adalah guru yang punya karakter, ditangannya bahasa indonesia menjadi pelajaran yang cukup disegani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Categories

Archives

My Bookmarks

%d blogger menyukai ini: