Pribadi

Dampak Dilakukannya Registrasi Nomor Prabayar

Posted on: 20 Januari 2006

Akibat akan diterapkannya Registrasi Nomor Pra Bayar, sepertinya akan berdampak pada pelayanan publik lainnya. Denger-denger sedang dibahas anggaran pembuatan SIN yang mencapai 30 Milyar ditahun 2006. Berikut ini rekaman percakapan telepon pemesanan pizza pada thn 2020. ::Jockie::

Operator
Terima kasih anda telah menghubungi Pizza Hut. Apakah yang bisa saya….

Konsumen
Hello, saya mau pesan pizza.

Operator
Boleh minta nomor kartu KTP anda, pak?

Konsumen
Tunggu, ini nih.. 6102049998-45-54610

Operator
Ok pak Bejo, anda tinggal di jalan Hang Tuah no.16, nomor telpon rumah anda 021-77726378, kantor anda 021-665872673 dan HP anda 0811-27894022, anda menelpon dari mana?

Konsumen
Dari rumah, eh darimana kamu tahu semua no telp saya?

Operator
Oh, kami terhubung ke database pusat pak..

Konsumen
Apakah saya bisa memesan Seafood Pizza?

Operator
Itu bukan ide yang bagus, pak..

Konsumen
Kenapa?

Operator
Dari medical record bapak, bapak memiliki tekanan darah tinggi dan kolestrol yang sudah berlebihan.

Konsumen
Jadi kamu merekomendasikan apa?

Operator
Mungkin bapak bisa memesan Low Fat Hokkien Mee Pizza.

Konsumen
Darimana kamu tahu kalo saya bakal suka itu?

Operator
Hmmm.. minggu lalu bapak baru meminjam buku yang berjudul “Popular Hokkien Dishes” dari perpustakaan nasional.

Konsumen
Ok terserah lach, sekalian saya pesan paket keluarga, berapa semuanya?

Operator
Tapi paket keluarga kami tidak akan cukup untuk anak anda yang berjumlah 7 orang, pak.. total keseluruhan adalah Rp. 190.000,-

Konsumen
Bisa saya bayar dengan kartu kredit?

Operator
Sepertinya bapak harus membayar cash, kartu kredit anda telah Over Limit dan anda punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000,- sejak bulan Agustus lalu, itu belum termasuk denda untuk tunggakan kontrak rumah anda…
Konsumen : Ooh ya sudah, nanti saya ke ATM aja untuk narik duit sebelum orangmu datang nganterin pizza.

Operator
Mungkin nggak bisa juga pak, record anda menunjukkan bahwa batas anda menarik uang di ATM telah tercapai..

Konsumen
S.H.I.T… udahlah anterin aja pizzanya kesini, saya akan bayar cash disini, berapa lama pizza diantar?

Operator
Sekitar 45 menit pak, tapi kalo bapak bisa menunggu, bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek bapak.

Konsumen
APA?!?!

Operator
Menurut catatan kami, anda memiliki motor bebek tahun 2015 dengan nopol B-3344-CD betul khan pak?

Konsumen
Sialan, eh anjing b.a.n.g.s.a.t, kagak sopan banget seh buka-buka record gue, blom pernah ngerasain ditonjok ya!!

Operator
Hati-hati dengan ucapan bapak, apakah bapak ingat pada tanggal 15 Mei 2010 anda pernah di penjara 3 bulan karena mengucapkan kata-kata kotor kepada seorang polisi??

Konsumen
(terdiam….)

Operator
Ada yang lain, pak?

Konsumen
Tidak ada, eh tapi kalo pesan paket keluarga khan ada gratis Coca Cola 3 cup khan?

Operator
Betul pak, tapi menurut catatan kami anda juga mengidap diabetes, jadi kami tidak mau mengambil resiko pak…

Konsumen
BANGSAAAATTTTTT… BATALIN AJA SEMUA!!!

Operator
Terima kasih atas telponnya pak, untuk komplain, saran dan kritik anda bisa mengisi form online pada situs kami, username dan passwordnya tercetak pada bagian bawah kotak pizza yang anda pesan. Terima kasih anda telah mengubungi Pizza Hut.. Telepon berikutnya….


Sebenarnya ada hal yang ingin saya tanyakan berkaitan dengan Sentralisasi data personal yang dikelola pemerintah. Seperti hak privasi misalnya. Pemerintah hanya mengharuskan pengguna kartu pra-bayar untuk mengisikan nomor KTP. Artinya, pengguna pra-bayar sudah tidak anynomous lagi. Dan terus terang, saya kurang mempercayai pemerintah sebagai pihak yang mengelola data personal saya. Mungkin ini sentimentil pribadi, tapi siapa seh yang kagak tau karakter dari pemerintah sekarang?

Pemerintah hanya memberikan instruksi namun tidak memberikan semacam jaminan mengenai penggunaan dari informasi personal yang didapatkan dari pengumpulan data pra-bayar tersebut. Artinya, suat saat jika ada seseorang/instansi mengambil data kita lalu membuat sebuah kerugian terhadap kita, kita tidak dapat berbuat banyak karena tidak adanya jaminan hukum mengenai proteksi penyebarluasan informasi personal ini.

Mencontoh dari situs terkenal, Friendster. Mereka mengumpulkan informasi personal dari setiap membernya. Selain memberikan tawaran pengisian informasi personal, mereka juga menjamin dengan layanan Trust-E.

Sharing of the Information this Site Gathers/Tracks

As a matter of policy, except where you are expressly informed otherwise, we do not sell, rent, share, trade or give away any of your personal information unless required by law or for the protection of your membership. However, Friendster may share profile information and aggregate usage information in a non-personally identifiable manner to advertisers and other third parties in order to present to members more targeted advertising, products and services. In such situations we will never disclose information that will be used to personally identify you. ::Friendster Privacy Policy::

Dengan adanya sebuah jaminan tersebut, jika salah satu pihak melanggar ketentuan privasi tersebut, maka ada kekuatan hukum yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jadi, seandainya informasi personal digunakan sembarang oleh pemerintah, kita punya kekuatan hukum untuk menuntut masalah tersebut.

2 Tanggapan to "Dampak Dilakukannya Registrasi Nomor Prabayar"

sebenarnya registrasi kartu pra bayar bisa menimbulkan “bencana” baru bagi pengguna kartu pra bayar. Mungkin saat ini (2 sept 2007) “bencana” tersebut belum muncul, jadi kita tunggu saja “bencana” itu benar-benar terjadi.

kami tim “warning alert” tidak bisa memberitahukan contoh “bencana” yang dimaksud, karena bisa saja “bencana” tersebut terjadi jika kami menyebutkannya disini.

akan berbahaya jika ada orang jahat yang tau apa yang dimaksud “bencana” tersebut dan memanfaatkannya. yang pasti “bencana” tersebut akan lebih merugikan pengguna kartu pra bayar

aku pernah registrasi prabayar nomor ke-3 pake nomor ktp 1234567890 dan LOLOS🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Categories

Archives

My Bookmarks

%d blogger menyukai ini: