Pribadi

Promo Indosat M3 Rp. 0,01/Detik: Permainan Iklan?

Posted on: 20 Februari 2008

Di mulai dari promosi Rp. 0,5/detik lalu ditanggapi dengan promo Rp. 0,1/detik, sekarang pemain lainnya pun turut dalam skema yang hampir serupa: Indosat IM3 dengan Rp. 0,01/detik. Apakah paradigma orang Indonesia jika melihat sebuah produk yang pertama dilihat adalah harga? Kalau saya terus terang ukuran dulu, harga lalu style (maklum, saya kan gemuk). Apakah orang Indonesia sudah merasa bahwa layanan yang ditawarkan dari operator itu sudah bersaing atau sudah sampai taraf yang “Beda Tipis”, sehingga tidak perlu lagi membandingkan kualitas dari layanan.

Apapun paradigma yang diambil oleh kebanyakan orang Indonesia, saya rasa wajar saja. Namun yang hendak saya garis bawahi dalam promo ini adalah cara bagaimana sebuah produk diiklankan yang menurut saya sudah terlewat batas.

Salah satu iklan pemutih wajah yang memberikan janji akan memutihkan wajah dalam 7 hari dengan iklan bersambungnya. Benarkah? Kalau memang benar, mengapa tidak semua orang Indonesia menggunakan produk tersebut sehingga kita semua memiliki wajah putih?

Salah satu iklan shampo pun mengatakan dengan menggunakan skala % dapat mengurangi ketombe. Dan lantas kita langsung saja percaya. 99% menghilangkan ketombe. Mungkin dalam percobaan mereka ada 100 ketombe dan dengan menggunakan shampo tersebut menjadi 1 ketombe, claim 99% terbukti. Tapi apakah jika ada 1000 ketombe akan berkurang menjadi 10 ketombe? Atau cuma 100 ketombe saja?

Keduanya bermain dengan permainan claim sepihak. Yang klaim tersebut tidak ada yang bisa membuktikannya.

Kita ambil contoh operator CDMA . Saya merasa aneh, mengapa iklan salah satu operator CDMA selalu saja membandingkan dengan GSM. Jelaslah CDMA lebih murah daripada GSM, tapi mengapa selalu dengan GSM? Ternyata setelah diselidiliki, operator CDMA tersebut ternyata termasuk  operator termahal di antara operator CDMA. Pantas saja iklannya selalu menyindir operator GSM.

Kembali ke promo Indosat M3.  Pada dasarnya promo ini pun hampir serupa dengan promo XL. Saya perhatikan Indosat sering menghadirkan produk yang meniru produk operator lain. Mulai dari Rp. 0 yang hampir meniru “Bicara segitu menit, Gratis segitu menit” dari Telkomsel. Dan sekarang mereka meniru produk dari XL.

Sejak dulu saya tidak begitu menyukai promo dari XL. Mereka selalu bermain dengan klaim sepihak (3G pertama di Indonesia, 3G terluas di Indonesia dll). Dan bermain dengan 8 bagian buruk dan 2 bagian menarik, tonjolkan yang 2 bagian dan tutupi yang 8 bagian (Rp. 1/detik dan Rp. 0,1/detik). Sejak itu pula saya sudah tidak terlalu percaya dengan produk mereka. Namun bukan berarti saya menutup kemungkinan akan menggunakan produk mereka. Hanya saja saya tidak akan memberikan loyalitas saya ke mereka. Produk mereka hanyalah produk higenis, alias sekali pakai langsung buang.

Saya harap Indosat tidak salah berkiblat dalam melakukan promo produk. Sehingga menyakiti konsumen dengan slogan-slogan menipu.

Dalam berbisnis skala nasional seperti operator telekomunikasi, untuk memenangkan hati pelanggan dengan cara perang harga tidaklah perlu seseorang yang berkualifikasi minimal sarjana untuk memberikan solusi itu, seorang anak SD pun mengerti hal itu. Lari ke manakah pemikiran-pemikiran kreatif para sarjana marketing Indonesia?

About these ads

46 Tanggapan to "Promo Indosat M3 Rp. 0,01/Detik: Permainan Iklan?"

kenapa nggak mentari aja yg mbales ?? kok malah im3 sih :|

Betul… banyak hal aneh di Indonesia tercinta.
Dan kadang sama sekali tidak mendidik, samapi disini gw sepakat.

Tapi kalo dikatakan “meniru produk operator lain” gw gak sepakat.
Alasan gw;
– Rp. 0,- bukan meniru justru skema pake 5000 bonus 5000 lebih dulu dari pake segitu tadi. Yang dimodifikasi mereka hanya ‘cara’ menyampaikan. Bahasa marketingnya.
– Betul skema 0,01 sangat mirip atau bahkan sama dengan 0,1. Itu ditempuh, sepertinya, karena saat ini M3 ingin menerapkan tarif/det. Yang telah siap secara sistem, sebelumnya khan pembulatan 30det. Dan saat masuk kondisi pasar seperti ini. Mulai dari 1, 0,5 dibalas 0,1 jadi sekalian aja mungkin.

Logika sederhananya begini, saat kita mau ke Cengkareng dari Kuningan, tentunya kita akan masuk melalui pintu tol terdekat dan setelah masuk kita ‘harus’ beradaptasi dengan lingkungan (kendaraan) yang telah lebih dulu ada disana. Sehingga tercipta akselerasi dan tidak tabrakan. Hemat gw sangat wajar jika M3 menerapkan tarif/detik dengan pola begini. Banyak yang mencemooh tapi tidak kurang juga yang menantikan. Buktinya @dobelden berharap terjadi pada Mentari dan @nurussadad berharap pada As, yang notabene telah digunakan (maybe).

Setahu gw sih dari dulu M3 justru jadi pelopor, inovator, bukan follower.
Dan gw yakin perubahan saat ini telah dipertimbangkan dengan baik, utamanya demi pelanggan setianya yang notabene adalah kaum muda terpelajar Indonesia. Keknya mereka pantas deh kalo memperoleh tarif nelopon dan, sebelumnya, SMS yang wajar :)

hmm…. saya gak heran sih modus operandi melalui permainan kata. Bangsa kita sudah terlatih bermain kata sejak jaman orba. kalimat diplintir, logika diputar balik. kalau ketahuan salah, ngelesnya jago banget. jadi…. ya anggap ini jadi cermin bangsa yang pandai bersilat lidah tapi lunglai berkarya.

ehm…ngapain kawin ama monyet … ??? Klik disini
btw gimana lhut dengan “operator berseragam merah” …??? are you have a comment …???

eit…salah ya grammer nya “do you have a comment …???”

“…Lari ke manakah pemikiran-pemikiran kreatif para sarjana marketing Indonesia?”

setuju Lhut, ama tulisan loe yang terakhir…kalo cuma perang tarif / turunin harga …ngapain tuh perusahaan2 gede itu ngrekuit lulusan sarjana ekonomi sebagai staf marketing-nya, anak SD aja tahu kalo masalah murah2an. Masa gak kreatif …???

sayangnya cuma 30 menit…. habis itu mati..

tAuk Ah..Gelap!!!

Yo kalo maen kata tuh kan emang udah diajar dari jaman nenek moyang. Mo ngandelin fisik…la orang asia tenggara kan kecil-kecil. Dari kecil kita sudah disuguhi dongeng ‘kancil’ yang cerdik itu lho…bukannya ‘samson’ yang melawan singa (huo..oh to?) fisik kecil dengan kemampuan otak yang ekstrim.
Im3.,bertubuh samson, berotak kancil. (emang gue dikasih apa ama m3 kok ikut bela? hue hue hue)

Wah…entar lagi kayanya kartuAs nih…yang action…kita tunggu tanggal maennya :)

sampai saat ini, tarif ngorbit yg 25ribu ngobrol sepuasnya belon ada yg ngalahin !
andai operator GSM menerapkan skema tarif begitu … itu baru cihuy !
apalagi bila diberlakukan untuk nelpon ke seluruh operator …
yaa … paling tidak 50 ribu sebulan laaaa … !

PLUS … tarif buat koneksi data …
jadi TOTAL tarif yg dibebankan kepada konsumen cukup Rp 100 ribu per bulan – FLAT dan berlaku untuk semua layanan!

ayamtri setidaknya masih yg termurah terutama tarif gprsny..
*hidup ayamtri lah..*

XL udah pake 0,0000….1 tuh!! bukan per detik. tapi sepuasnya??
*tambah masdu’*
masdu’=bingung

m3 walopun menerapkan tarif yang super murah…..
tapi seringkali m3 melakukan kecurangan dengan menambahkan beban tarif. misalkan saya melakukan telpon selama 8 detik ke operator lain, ketika saya cek ternyata dikenakan tarif sampai 10 – 12 detik. hal ini walaupun tidak begitu berarti bagi pelanggan, tapi ini namanya penipuan publik…..’Tolong dong m3, kalo pengen dapet untung dengan promo ini, jangan dengan cara kotor…. apalagi pada penggunaan promo ini seringakali call drop di tengah jalan ga sampe 5 menit sinyal dah naek turun n akhirnya call drop. Dah gitu matinya tiap setengah jam lagi….. wah.. bener2 m3 melakukan penipuan publik. Jauh masih lebih baik XL daripada m3.
Terus terang saya agak kecewa dengan hal ini.

kalo gw mending pake HT,:-) gak makan uang,gak makan pulsa n juga gak makan ati,capekk..dechh…..gt gantii..krekk…krekkk:-)

pushinkkkkkk…!!!
gwa setuju mah setuju aja ma Om jOni,,,,,

krekk..krekkk…krek…
ganti..ganti….. roger danuarta……

!hadir (bilang na…!!) (absen kali yach…!!)

^ ^

memang semua yang ada didunia ini tidak ada yang sempurna…
kalau mau cari yang sempurna, bikin aja sendiri.. mampu lo?
atau kalo ga pengen repot, nyanyiin aja lagunya andra&backbone…

…..sempurnaaaa…..

(tinggal nikmatin aja kok repot, yang aya aya wae…;-)

Wah, sekarang uda lebih murah lagi… 0,000…1/detik. Uda gitu, XL juga pasang tarif segitu. Jadi seru nih perangnya, hehe… Sampai-sampai saya bahas di blog saya.

http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/07/perang-tarif-berlanjut-im3-vs-xl/

m3 menipu konsumen,,,
m3 meraup keuntungan sebesar2nya,
telpon = jaringan sibuk,,
sms = failed

cape’ deh

Saya kecewa atau lebih tepatnya benar-benar kecewa sama indosat,khususnya M3. Saya tadi baru saja (fresh bgt kan??skalian meluapkan kekesalan.hehehe) menghubungi CS m3 di 100. Dengan susah payah karna sibuknya jaringan mgkn,ahirnya bisa masuk juga. Tapi saya merasa kekurang profesionalan dari CS m3 dalam menanggapi keluhan. Nada bicaranya (maaf,mungkin teman2 juga punya pengalaman yg seperti itu) kurang bersahabat. Seperti orang yg baru saja meredam emosi. Saya mengerti mungkin ia baru saja menghadapi pelanggan m3 yg membuatnya terpancing. Tapi mengapa pelanggan lain yg terkena imbasnya.?? Aneh kan?? Kalau memang ada pelanggan yg protes, itu brarti memang dirasa ada yg kurang dari m3 dalam melayani pelanggan. Dan mestinya m3 bisa lebih membuka diri untuk itu!!
Berkenaan dengan tarif dari m3, saya kurang setuju kalau tarif m3 dikatakan murah bangeettss. Tidak setuju! Tarif nelpon sepuasnya Rp. 240,00 atau Rp. 88,00 bagi pelanggan di luar Jawa adalah bohong. Karna sebenarnya tidak ada kriteria ‘puas’ dalam program ini. Awal2 dimulainya promo ini, jika kita nelpon maka setelah 15 menit telpon terputus otomatis. Kemudian lama waktu itu berubah-ubah. Mulai dari 10 menit, 30 menit, 8 menit, kembali lagi ke 10 menit, bahkan skarang (malam ini 23 april 2008,tengah malam) 9 menit langsung mati. Tentu saja ga bener low ada kata2 puas dalam promo itu!! Mohon maaf, ini menurut saya benar-benar menipu pelanggan. Bukan maksud meremehkan,tapi kalau pelanggan mau benar-benar nelpon dgn tarif murah, saya lebih sependapat dgn program dari xl. Tarif Rp. 600,00 per jam. Walaupun ini juga kurang memenuhi kriteria ‘sampe puass’. Tapi ini jauh lebih baik dari m3! Makasih dah jadi tempat curhat saya. Sekarang dah malem, jam 1 malam. Bis protes ma CS M3. Hehehe…

saya jg sependapat dg org yg berkomentar diatas krn m3 smenjak ada tarif promo semakin menjengkelkan. saya dah memakai m3 bertahun2. selama itu ga ada masalah sedikitpun baru akhir2 ni mau tlp suasah. apalgi kl mau telp br 7 menit mati. mendingan tlp m cow nya pake xl aja

Rata2 sama aja boong. Coba aja, pokoknya ada aja alasannya. Tdk bersifat transparan. Menipu secara halus.. Buktikan saja sendiri.

kalo cm promo jangan cm permenit mati?

Promo murah GSM hanya akal-akalan. kalaupun ada yang terbukti murah koneksi susaaaaaaaaaaaah banget. akhirnya menurut sy sih mahal aja deh yang penting konak nya lancar

sy dah coba semua kartu HP promo murah…yg terbukti murah …. koneksiya luaaaambaaaaaaaat banget malah nkadng ada komentar nomor yang anda tuju tidak terdaftar…padahal masih aktif…OPERATOR kan nggak maun rugi. mending balik lagi kaya dulu… walau mahal api koneksi cpet peet

indosat,,,,,,,,sukses selalu….:) :) :)

namanya juga iklan.. semua hanya bisa menipu konsumen nya.. sekarang tinggal konsumen aja yg pinter2 milih product

Tarif telefon (percakapan & sms) di negara indonesia adalah yang termahal dari seluruh negara2 lain di dunia, jadi iklan tarif murah 0,0….. ini hanya tipuan belaka, mana mungkin operator pingin rugi, perangkatnya kan perlu beli dan perawatan…dan… mumpung pelanggan masih bisa ditipu dan tidak bisa mengadu

Layanan im3 sangat buruk. Dari pertama saya pakai im3 tahun 2003 saya gak pernah bisa menghubungi custumer service yg no 300. akhir2 ini susah check pulsa, disusul susah buat panggilan keluar dan gprs sering gak bisa conect. Sedemikian “bagus”kah layanan im3 terhadap konsumennya?

INDOSAT MENIPU!!!
ANALISANYA SPT INI:
Gw ambil contoh untuk tarif jam 06-11
Awalnya 240 sampe puas dan itu bener,tapiii… tanpa sepengetahuan gw berubahlah jadi per 5 menit. Gw taw setelah pulsa habis cuz gw pikir sampai gw selesai ngomong paling habis 240 taunya pulsa habis sebelum gw selesai ngomong!!
Lalu taw gitu tiap gw telp selalu gw liat durasinya yaitu menjelang 5 menit atau 10 menit atau 15 menit gw akhiri pembicaraan! Sialnya justru m3 ngerubah durasi jadi 4 menit!!! kan kecele tuh gw, tiap 4menit sekian detik gw akhiri pembicaraan dan jatohnya malah lebih mahal sebab 30 detik berikutnya bayar full. PAntesan gw selalu curiga jangan2 tarifnya jadi 2 kali lipat!! Eh setelah gw telusuri lewat om google ternyata tarif emang masi segitu tapi durasinya yang dikurangi.INDOSAT PAYAH!!!!
NB. indosat bisa dipake klo kita rajin cari taw dulu tiap hari perubahan tarifnya.

Sekarang gw lebih seneng pake AXIS cuma satu perak nelp sesama AXIS selama 24 jam euy!!! dan tarif ke semua operatornya pun cuma 600 permenit.

ah dasar sayton nirojim

nelpon jam 12 masih mudah masuk nya di redial 5x masih wajar
bedebah klo dah masuk ke jam 1 ato jam 2
di redial mpe subuh ga masuk” cuyz

menyebalkan

murah tapi BUTUT

indosat sialan….!!!!
Katanya paling murah buat telp,
tau2nya mahal banget.
ati2 di boongin ama indosat.
M3 gua gua buang ke septitenk tuh
biar jadi kaya TAI.
dah gitu sinyal ngedrop mulu truz sms juga susah
sekarang enakan pake esia
tarif lebih pasti
kaga nunggu tengah malem.
kalo nunggu tengah malem mendingan NGEPET AJA LU…

M3/XL : TUKANG TIPU
LEBIH BAIK NO IKLAN

Semua operator main tipu2 aja… Krn keb n terperangkap aja gue gak pernah ganti operator

indosat gatel asu bangkrut ae tah

saya udah lama loh pengguna iM3 ( 5 thn ) namun tak pernah dapet hadiah….gimana sich iM3 pelit amatttttt
tolong dong !!!!!!

Indosat BULLSHit cm bohog mana o,1nya kok gk bisa2 to mawh enak paki axis to

eh lok mau promosi 2 jangan mgawur indosat cuma bohong kenyataannya cm 0 besar gk ada buktinnya lok mang bener gmana carannya

“Maaf no yang anda hubungi tidak lengkap”. Beuh… Bete padahal ud jelas nomernya bener. Aneh…

Goog Blog, But You Just Jugde It by Cover guys!it’s marketing strategy, no bullshit there,just consumer choose it, in my country ( i’m indonesian convert to australian) there so many ads like here, but consumer is the king, if the product doesnt interest the consumer, the consumer could “boicot” it by not buying it, and the product and manufacture

Goog Blog, But You Just Jugde It by Cover guys!
it’s marketing strategy, no bullshit there,just consumer choose it, in my country ( i’m indonesian convert to australian) there so many ads like here, but consumer is the king, if the product doesnt interest the consumer, the consumer could “boicot” it by not buying it, and the product and manufacture will going to collapse..

what about in my ex sweet country guys today?

promonya ngawur ngga

op mana yg ok n bgmna kelebihanya.mhn ket bagi tau..

Ya namanya juga iklan, mas..mas….
pasti menggunakan majas hiperbola………..
kLo ga gtu kan orang ga akan melirik, yang harus selektif ya kitanya sendiri atuh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Categories

Archives

My Bookmarks

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: